Berita berbahasa Indonesia

PAMERAN DAN BAZAR BUKU DI DIREKTORAT PERPUSTAKAAN

Direktorat Perpustakaan UII pada tahun ini menggelar pameran buku  yang diselenggarakan mulai tanggal  17-21 September 2018 bertempat di selasar lantai LG. Tujuan diadakan pameran buku ini adalah sebagai salah satu sarana promosi, meningkatkan minat baca masyarakat dan sekaligus  memperkenalkan kepada mahasiswa baru Universitas Islam Indonesia tahun ajaran 2018/2019 akan keberadaan Direktorat Perpustakaan. Pameran buku ini diikuti oleh 5 penerbit, distributor dan toko buku dari 11 peserta yang mendaftar. Selain pa­meran bu­ku, acara terse­but juga ada pameran kuliner dan tanaman bunga.

Dalam pa­meran buku ini penerbit memberi potongan harga sekitar 15 -30 % kepada pembeli, disamping itu juga sivitas akademika diberi kesempatan untuk mengusulkan buku yang belum ada di perpustakaan sesuai dengan kebutuhan.  

Hana Isnaini al Husna, ST sebagai ketua pelaksana merasa puas atas pelaksanaan pameran buku tahun ini. Walaupun hanya diikuti sedikit peserta, para peserta banyak yang antusias sehingga dapat mengikuti sampai selesai pameran. Karena diberi kemudahan, tempat pameran yang berupa meja kursi peserta tidak dipungut biaya sedikitpun malah para peserta disediakan konsumsi untuk makan siang gratis. Dan pameran buku seperti ini sangat diharapkan oleh para peserta pameran untuk tahun yang akan datang Direktorat Perpustakaan semoga dapat menyelenggarakan pameran seperti ini lagi pintanya. (Umi Wardanah, Pustakawan UII)

Studi Banding Kepala dan Staf UPT Perpustakaan UNISRI Surakarta ke Direktorat Perpustakaan UII

   

Rombongan Kepala dan Staf Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan studi banding ke Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (DP UII) pada Selasa, 14 Agustus 2018 kurang lebih pukul 10.00 s.d. 14.00 WIB. Peserta 9 (sembilan) orang pustakawan dari seluruh perpustakaan di UNISRI yang  dipimpin oleh Kepala UPT Perpustakaan UNISRI Bapak Suharno, S.E.

Rombongan diterima oleh Joko Sugeng Prianto, SIP., M.Hum. selaku Direktur Perpustakaan dan didampingi oleh para Kepala Divisi Direktorat Perpustakaan (DP) UII di ruang sidang lantai II DP UII. Rangkaian acara diawali sambutan dari Direktur Perpustakaan dan sambutan dari Kepala UPT Perpustakaan UNISRI yang menyampaikan maksud dan tujuan studi banding, yaitu ingin mengetahui tentang pengalaman mengikuti proses akreditasi Perpustakaan UII dan juga ingin melihat kondisi riil di lapangan pada bagian-bagian pelayanan pemakai, tata ruang koleksi, manajemen koleksi, sarana prasarana perpustakaan dan pelayanan teknis.

Usainya sambutan dilakukan pemutaran film profil Direktorat Perpustakaan UII, dilanjutkan dengan presentasi “Berbagi Pengalaman Akreditasi Perpustakaan Perguruan Tinggi” oleh Direktur Perpustakaan. Materi presentasi berkaitan dengan proses langkah-langkah akreditasi mulai dari perencanaan, pembentukan tim kerja, penilaian mandiri borang akreditasi, menyiapkan data pendukung untuk akreditasi, persiapan visitasi, hingga visitasi lapangan oleh asesor. Untuk memotivasi rekan-rekan dari UPT Perpustakaan UNISRI juga diinfokan nilai yang dicapai oleh direktorat Perpustakaan UII. Alhamdulillah DP UII mendapat ridlo dari Alloh SWT dari akreditasi perpustakaan tahun 2014 hingga re-akreditasi tahun 2018 bertahan mendapat nilai “A”.  Selesai presentasi dilanjutkan dengan diskusi berkaitan dengan akreditasi perpustakaan hingga kegiatan kepustakawanan yang sudah dilakukan oleh kedua belah pihak di DP UII dan UPT. Perpustakaan UNISRI.

Acara diakhiri dengan mengunjungi unit-unit di DP UII, yaitu di Divisi Pelayanan Pemakai dan bagian terkait, Divisi Pelayanan Teknis, serta mengunjungi Museum dan Candi Kimpulan di Direktorat Perpustakaan Gedung Moh. Hatta dan Museum,  Kampus UII, jalan Kaliurang Km 14.5, Sleman Yogyakarta. (Joko Sugeng Prianto/ Pustakawan UII).

Workshop Public Speaking bagi Pustakawan & Pegawai Direktorat Perpustakaan UII

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Chapman University, di tahun 2016, ada sebanyak 25.9% warga Amerika yang memiliki ketakutan terhadap Public Speaking. Hanya ada 22,2% takut terhadap banjir bandang dan 21,8% orang yang takut akan badai musim dingin. Coba perhatikan, public speaking bahkan lebih menakutkan bagi sebagian orang jika dibandingkan dengan banjir bandang dan badai ya ng jelas-jelas memiliki potensi kematian yang besar. Lebih uniknya lagi, jumlah orang yang takut jika dirinya ada dalam Sakaratul Maut alias sekarat hanya ada 19%. Ditambah lagi, hanya ada 17,5% orang yang takut jika dirinya dibunuh oleh orang yang dia kenal. (sumber http://www.aditriasmara.com/2017/04/)

Deskripsi pada paragrap di atas senada dengan informasi yang diberikan oleh narasumber sewaktu mengawali presentasinya, bahwa “menurut hasil survey di Amerika ketakutan orang terhadap public speaking lebih besar apabila dibandingkan dengan kematian” demikian disampaikan oleh Hangga Fathana, SIP.,B.Int.,St.,MA narasumber tunggal dalam acara Workshop Public Speaking bagi Pustakawan & Pegawai Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII). Diselenggarakan pada Sabtu 14 Juli 2018, bertempat di ruang Audio Visual lantai II Direktorat Perpustakaan UII pukul 08.30 s.d. 12.00 WIB dan dihadiri oleh segenap Pustakawan dan pegawai Perpustakaan di seluruh UII, terdaftar sebagai peserta 42 orang sementara yang hadir 30 orang.

Melihat hasil survey di Amerika tersebut memotivasi panitia dan peserta untuk dapat mengadakan workshop public speaking agar dapat menambah wawasan ilmu dan keterampilan Public Speaking, untuk menjawab tantangan hasil survey tersebut, bahwa Public Speaking bukan hal yang menakutkan.

Agenda workshop dibagi dua, sesi I presentasi tentang wawasan pengetahuan teori dan trik-trik public speaking yang penting untuk diketahui dan dikuasai oleh peserta. Sesi II praktek public speaking secara berkelompok dipandu oleh narasumber. Namun dalam pelaksanaan acara workshop dikombinasikan antara teori dan praktek di kedua sesi tersebut sehingga semakin menarik peserta dalam mengikuti workshop public speaking. Praktek public speaking dikemas dalam bentuk game yaitu memilih gambar dan masing-masing peserta wajib memberi alasan kenapa memilih gambar tersebut untuk diceritakan di depan peserta workshop secara bergantian. Sedangkan game kedua melempar bola bagi peserta yang mendapat bola harus menjawab pertanyaan dari peserta yang mengumpan bola, menjadi menarik karena pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan pekerjaan, pelayanan dan sarana di Direktorat Perpustakaan UII.

Dalam sambutannya Direktur Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia Joko Sugeng Prianto, SIP., M.Hum., menyampaikan bahwa tujuan workshop ini untuk meningkatkan ketrampilan pustakawan dan pegawai Direktorat Perpustakaan UII yaitu keterampilan berkomunikasi khususnya public speaking (berbicara di depan umum), hal tersebut penting dikuasai oleh pustakawan & pegawai Direktorat Perpustakaan UII untuk meningkatkan pelayanan kepada pemustaka. Bagaimana kita dapat berkomunikasi dengan baik kepada pemustaka, agar informasi yang diberikan dapat dipahami oleh pemustaka. Ada beberapa kegiatan kepustakawanan yang sudah dilakukan dan membutuhkan kemampuan public speaking antara lain Literasi Informasi, ceramah keagamaan (dakwah Islamiyah), lomba-lomba pustakawan berprestasi, presentasi call for paper, menjadi tutor Universitas Terbuka (UT), sebagai narasumber pelatihan pusdokinfo, dsb.

Banyak ilmu dan trik-trik praktis untuk menerapkan public speaking diberikan oleh narasumber Hangga Fathana SIP.,B.Int.,St.,MA, antara lain: untuk menjadi pembicara yang baik jangan takut salah ketika melakukan public speaking; dalam berbicara/ berpidato harus melihat kondisi audiens apakah harus pidato panjang lebar atau perlu dipersingkat; dalam public speaking penampilan yang rapi  dan percaya diri itu penting agar dapat tampil dengan optimal; dapat memanfaatkan gawai (HP) yang dimiliki untuk belatih public speaking dengan fitur-fitur video, camera, perekam suara, dsb.; waktu presentasi agar menarik dapat menggunakan bantuan visual (gambar, video) dan alat peraga lainnya; agar diksi (pilihan kata) sewaktu melakukan public speaking menjadi baik harus rajin membaca dan dapat juga dengan 3 N: niteni, niroke, dan nambahi (memperhatikan, menirukan dan mengembangkan) dari sang idola; mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan dari audiens; berbicara dengan hati; audiens membutuhkan bantuan informasi dari kita, dan audiens menginginkan kita sukses dalam public speaking. Dan masih banyak lagi informasi yang diberikan oleh narasumber untuk memotivasi peserta berlatih public speaking. Yel-yel untuk motivasi peserta sering berkumandang dipimpin oleh narasumber dan moderator workshop: “Pustakawan UII pasti bisa! Pustakawan UII luar biasa!” (Joko Sugeng Prianto/ Direktorat Perpustakaan UII).

LIBUR SABTU DAN PELAYANAN MALAM

KUNJUNGAN KE DUA DARI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN KE DIREKTORAT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (DP UII) menerima kunjungan yang kedua kalinya dari Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta,  pada hari Kamis, 24 Mei 2018 pukul 10.00 wib. – 12.00 wib. Kunjungan kedua kali ini dimaksudkan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan Jabatan Fungsional Pustakawan di Universitas Islam Indonesia. Peserta berjumlah 13 (tiga belas) orang dipimpin oleh Drs. Tedy Setiadi, MT selaku Kepala Perpustakaan.

Peserta studi banding diterima di Ruang Sidang lantai 2 oleh Direktur dan Pustakawan yang bertugas menangani pengajuan Angka Kredit Pustakawan dan Pengembangan Pustakawan. Pada kesempatan ini Direktur DP UII menyampaikan selamat datang. Di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, semoga Allah Swt meridhoi pertemuan ini sehingga bisa bermanfaat bagi kedua institusi masing-masing.

Dalam sambutan Direktur DP Joko Sugeng Prianto, SIP., M.Hum terlebih dahulu memperkenalkan pustakawan yang bertugas  menangani pengajuan Angka Kredit Pustakawan dan Pengembangan Pustakawan di lingkungan DP UII. Selanjutnya ditampilkan presentasi profil Direktorat Perpustakaan UII dan pengantar diskusi tentang pengenalan jabatan fungsional pustakawan di UII.

Kepala Perpustakaan UAD Drs. Tedy Setiadi, MT menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya ke DP UII adalah untuk mencari informasi tentang Penerapan Jabatan Fungsional di UII, Penghitungan Angka Kredit Pustakawan, Tim Penilai dan Pembinaan Sumber daya manusia.

Mengawali diskusi, Admiko Suharto, SIP sebagai Pustakawan Senior dan sekaligus selaku Sekretariat Pustakawan menceritakan sejarah pengangkatan jabatan fungsional pustakawan di UII dari awal sampai saat ini. Diantaranya diceritakan tentang masalah inpassing pustakawan, pembentukan Tim Penilai Daftar Pengajuan Angka Kredit Pustakawan (DUPAK), tata cara pengacuan DUPAK Pustakawan.

Selanjutnya Sungadi S.Sos., MIP salah satu Tim Penilai Dupak Pustakawan UII menyampaikan tata cara penghitungan angka kredit berdasarkan peraturan yang berlaku di UII. Beliau juga memberikan motivasi dan berbagi pengalamannya dalam mengajukan DUPAK agar bisa cepat dan lancar.

Tim Penilai DUPAK terdiri dari eksternal dan internal. Tim eksternal adalah dua orang yang dahulu pustakawan utama dari Universitas Gadjah Mada yakni Drs Lasa Hs, MSi dan Drs. Purwono, SIP., MSi. Sedangkan tim internal terdiri dari Wakil Rektor II, Direktur DOSDM, Direktur DP, Anggota dari Pustakawan dan Wakil Dekan jika yang mengajukan pustakawan dari Perpustakaan Fakultas.

Sementara itu Suharti, SIP Kadiv PAK menyampaikan dalam pengembangan SDM di UII, dilakukan berbagai kegiatan seperti workshop, seminar, kursus, pelatihan, studi lanjut dan sebagainya. Kegiatan pengembangan SDM ini ada yang dilakukan secara internal maupun eksternal. Kegiatan internal seperti penyelenggaraan workshop, seminar, pelatihan di lingkungan UII. Sedangkan pengembangan secara eksternal seperti mengirimkan pustakawan untuk mengikuti workshop, seminar, pelatihan, kursus yang diselenggarakan oleh pihak di luar UII.

Diskusi diakhiri dengan tanya jawab dan rombongan dari Perpustakaan UAD antusias menanyakan berbagai hal tentang jabatan fungsional pustakawan.  Masalah inpassing, ijasah yang diakui, karya ilmiah yang diakui menjadi topik yang hangat dalam diskusi tersebut. Begitu hangatnya diskusi, sampai tidak terasa ada waktu yang membatasi. Semoga kunjungan yang kedua kalinya ini bisa memberikan manfaat bagi kedua pihak dan bisa menyambung tali silaturahmi antara kedua perguruan tinggi yang sama-sama bernafaskan Islam. Aamiin ya robbal’alamiin. (Suharti/ Pustakawan UII)

PELATIHAN SCIENCEDIRECT & MENDELEY DI DIREKTORAT PERPUSTAKAAN UII

Dalam institusi pendidikan peningkatan mutu akademik dan kualitas pembelajaran harus selalu dilakukan. Peningkatan ini dilakukan dengan berbagai macam cara, diantaranya penyediaan fasilitas pembelajaaran yang memadai. Melalui penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai diharapkan kualitas dosen, mahasiswa sesuai bidang keilmuannya semakin meningkat.

Dalam rangka memberikan fasilitas pembelajaran khususnya kebutuhan referensi bagi sivitas akademika UII tersebut Direktorat Perpustakaan senantiasa melakukan pengembangan koleksi baik cetak maupun elektronik. Salah satu pengembangan koleksi elektronik adalah dengan berlangganan e-jurnal ScienceDirect. Biaya untuk langganan e-jurnal ini tidaklah sedikit, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sivitas akademika UII.

Agar langganan e-jurnal ini dapat pemanfaatannya secara optimal, Direktorat Perpustakaan melakukan upaya sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan e-jurnal ScienceDirect & Mendeley kepada sivitas akademika UII. Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 08 Mei 2018 di Ruang Audio Visual lantai 2 Direktorat Perpustakaan.   Acara pelatihan ini diikuti oleh 82 peserta dari jumlah pendaftar sebanyak 112 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan pustakawan.

Tema pelatihan kali ini adalah “Mengoptimalkan penggunaan platform ScienceDirect & Mendeley dalam riset dan kegiatan akademis”. Sedangkan pemateri dari perwakilan Elsevier di Indonesia  oleh Ir. Ujang Sanusi, Customer Consultant. Pada Sesi 1 diisi dengan materi: “ScienceDirect Empowering Researchers at Every Step” dan Sesi 2, materinya  “Mendeley Quick Reference Guide”.

Melalui pelatihan ScienceDirect & Mendeley ini, diharapkan pemanfaatan e-jurnal ScienceDirect yang dilanggan dapat meningkat sehingga dapat dihasilkan karya-karya penelitian dan karya-karya ilmiah di kalangan sivitas akademika UII semakin bertambah baik kualitas maupun kuantitasnya. Sebagaimana disampaikan Wakil Rektor III dalam sambutannya, bahwa melalui pelatihan ini diharapkan para dosen dan mahasiswa dapat termotivasi untuk semakin rajin meneliti dan menulis karya ilmiah yang dipublikasikan baik melalui jurnal nasional maupun internasional. (Suharti/Pustakawan UII)

PENGUMUMAN BEBAS PERPUS

Fieldtrip PPS Magister Hukum Universitas Medan Area ke Direktorat Perpustakaan UII

Era digital memungkinkan sharing informasi dan koleksi perpustakaan antar institusi termasuk di dalamnya Perguruan Tinggi. Dalam rangka kebutuhan informasi untuk penulisan tesis dan penelusuran bahan hukum Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Medan Area, melakukan kunjungan ke Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII) pada Jum’at 23 Februari 2018 kurang lebih pukul 15.00 s.d. 17.00 WIB. Peserta kurang lebih 60 mahasiswa didampingi 4 orang dosen dan 1 orang pegawai.

Rombongan diterima oleh Direktur Perpustakaan dan para Kepala Divisi Direktorat Perpustakaan (DP) UII di ruang Audio Visual lantai II DP UII. Rangkaian acara diawali sambutan dari Direktur Perpustakaan dan sambutan dari wakil peserta yang menyampaikan maaksud dan tujuan kunjungan, yaitu mencari informasi berkaitan jenis koleksi tesis dengan subjek hukum. Acara dilanjutkan dengan presentasi profil Direktorat Perpustakaan UII dan penjelasan informasi yang dibutuhkan peserta disampaikan oleh Direktur Perpustakaan UII. Lebih lanjut Direktur Perpustakaan menjelaskan tentang cara akses koleksi yang dibutuhkan menggunakan internet secara online melalui berbagai aplikasi yang disediakan antara lain menggunakan OPAC (Online Public Access Catalog) pada SIMPUS (Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan) UII, melalui repositori institusi dan berbagai link yang dapat dimanfaatkan oleh pemustaka dari eksternal UII. Selesai presentasi dilanjutkan dengan tanya jawab antara pengelola Direktorat Perpustakaan UII dengan peserta kunjungan dari PPS Magister Hukum Universitas Medan Area.

Untuk mengurangi rasa capek peserta acara diakhiri dengan refreshing berkeliling mengunjungi museum UII dan Candi Kimpulan yang letaknya memang satu kompleks dengan Perpustakaan UII. Di museum UII peserta disuguhi dengan informasi sejarah UII dari awal perintisan hingga perkembangan UII terkini, juga beberapa barang bersejarah berkaitan dengan perkembangan UII. Disamping itu ada ruangan di museum yang berisi Artefak-artefak yang di temukan di dalam candi serta foto-foto proses ekskavasi candi Kimpulan oleh tim dari BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala) D.I. Yogyakarta (Joko Sugeng Prianto/ Direktorat Perpustakaan UII).