Blog - Latest News

Library Lite Juni 2026

Sleman, 2 Juli 2026

Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Library Lite secara daring melalui Zoom Meeting. Edisi Juni 2026 kali ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Suharti sebagai penceramah dan Hana Isnaini Al Husna sebagai pemateri bidang perpustakaan.

Suharti membagikan pengalaman selama menunaikan ibadah haji 1448 H. Ia mengawali pemaparan dengan menjelaskan dasar hukum pelaksanaan ibadah haji yang termaktub dalam Al-Qur’an, hadis, dan ijmak ulama, serta menegaskan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat kemampuan (istitha’ah) untuk menunaikannya.

Materi yang disampaikan mencakup pengertian istitha’ah, jenis-jenis haji, rukun, wajib, dan sunnah haji. Suharti juga merinci rangkaian pelaksanaan ibadah mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, melontar jumrah, sampai thawaf. Selain materi tentang haji, Suharti membagikan dokumentasi foto dan pengalaman pribadinya selama berada di Tanah Suci agar peserta memeroleh gambaran nyata mengenai suasana pelaksanaan ibadah, fasilitas yang tersedia, serta peningkatan kualitas layanan konsumsi jemaah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sesi berikutnya menghadirkan Hana Isnaini Al Husna dengan materi bertajuk “Mengapa Media Sosial Penting untuk Perpustakaan”. Dalam paparannya, Hana menegaskan bahwa media sosial perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi media untuk membangun kedekatan dan keterlibatan dengan sivitas akademika.

Melalui sejumlah contoh unggahan media sosial, Hana membandingkan tingkat interaksi akun Instagram Perpustakaan di lingkungan UII mulai dari Direktorat Perpustakaan, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, dan Fakultas Kedokteran. Diskusi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah konten dipengaruhi oleh relevansi informasi, kreativitas penyajian, kualitas visual, serta pemahaman terhadap karakteristik audiens, khususnya Generasi Z.

Sesi diskusi berjalan dengan dialogis. Para staf pengelola media turut berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengelola media sosial perpustakaan, mulai dari menemukan ide konten, keterbatasan sumber daya manusia, hingga menjaga konsistensi dalam membangun identitas akun. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan refleksi sekaligus strategi untuk meningkatkan jangkauan, interaksi, dan keterlibatan pengguna melalui media sosial perpustakaan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang merangkum materi dari kedua narasumber, baik mengenai pengalaman spiritual selama menunaikan ibadah haji maupun penerapan strategi media sosial sebagai sarana promosi dan penguatan layanan perpustakaan. Melalui Library Lite Edisi Juni 2026, peserta diharapkan memeroleh wawasan baru yang tidak hanya memperkaya nilai-nilai spiritual, tetapi juga meningkatkan kompetensi profesional dalam mengembangkan layanan perpustakaan yang lebih inovatif, relevan, dan dekat dengan sivitas akademika.

Kontributor: Rizki Nurfiani Iksanti | Editor: Akmal Faradise | AI generated thumbnail