Library Lite Januari 2026
Dari Manajemen Perpustakaan hingga Hikmah Pergiliran Hidup
Sleman, 28 Januari 2026
Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia kembali menggelar agenda rutin Library Lite (LibLite) pada Rabu, 28 Januari 2026. Edisi kali ini hadir dengan nuansa berbeda karena untuk pertama kalinya menghadirkan tamu undangan luar UII, yakni Dr. Labibah, MLIS dari UIN Sunan Kalijaga. Labibah membawakan materi bertajuk “Library Management: University Environment and Communication” yang membuka wawasan baru bagi sivitas akademika.
Labibah menekankan bahwa perpustakaan bukan sekadar penyedia informasi, melainkan perantara antara informasi dan masyarakat. “Informasi yang terlalu kompleks perlu dikemas agar dapat dipahami dan memberi solusi nyata bagi sivitas akademika,” ujarnya. Ia menambahkan, keberhasilan perpustakaan universitas diukur dari dampak yang dirasakan pengguna—baik mahasiswa maupun dosen—dalam meningkatkan kualitas akademik maupun kualitas hidup mereka. Diskusi pada sesi ini berlangsung interaktif. Diskusi tersebut banyak menyoroti tantangan perpustakaan perguruan tinggi serta pentingnya program berbasis problem solving.
Usai sesi materi, agenda LibLite dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Muhammad Zahri Uza. Dalam kultumnya, Zahri mengingatkan bahwa hidup adalah pergiliran sesuai sunnatullah: ada siang dan malam, masa muda dan tua, sehat dan sakit, hingga kaya dan miskin. Merujuk pada ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS. Ali Imran: 140, Ar-Rum: 54, dan An-Nur: 44, Zahri menekankan bahwa pergantian fase hidup adalah tanda kebesaran Allah. Dari berbagai pergiliran tersebut, Zahri mengingatkan agar kita sebagai manusia tidak sombong saat berada di atas, tidak putus asa saat di bawah, serta senantiasa memanfaatkan setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya. Ia juga menekankan pesan Rasulullah tentang lima perkara sebelum lima perkara: gunakan masa muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, luang sebelum sibuk, dan hidup sebelum mati.
Sebelum agenda ditutup, Direktur Direktorat Perpustakaan UII, Muhammad Jamil, menyampaikan bahwa edisi kali ini menjadi momentum penting. “Kami berharap langkah ini membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas, sehingga LibLite benar-benar menjadi wadah lintas institusi untuk menumbuhkan budaya kolaborasi dalam menunjang berbagai aktivitas di dunia literasi,” ujarnya.
Nuansa baru Liblite pada awal tahun 2026 ini, memberikan pustakawan dan tenaga administratif perpustakaan penyegaran, inspirasi, serta pengingat untuk senantiasa berefleksi dan tidak lelah dalam bertumbuh serta berkolaborasi.
Kontributor: Mufida Nur Arifah
Editor: Akmal Faradise
— AI generated thumbnail–



Perpustakaan Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sejak tahun 2014.