SEMINAR DAMPAK GADGET TERHADAP PERILAKU ANAK DAN MUSYAWARAH DAERAH IKATAN PUSTAKAWAN (IPI) KABUPATEN SLEMAN

Pada masa sekarang ini gadget merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi manusia, baik orang tua, remaja maupun anak-anak. Hampir sebagian besar masyarakat di sekitar kita setiap harinya tidak pernah lepas dari gadget. Penggunaan gadget ini tentu saja mempunyai dampak baik yang bersifat positif maupun negatif. Gadget merupakan alat elektronik yang memiliki pembaharuan dari hari ke hari sehingga membuat hidup manusia lebih praktis dan mudah. Misalnya: handphone, laptop, tablet, phablet, kamera dan lain-lain.
 
Oleh karena itu untuk memberikan pemahaman ataupun wawasan kepada masyarakat tentang gadget tersebut, Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (DP UII) bekerja sama dengan Pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kabupaten Sleman pada hari Rabu, 22 April 2015 menyelenggarakan acara Seminar “Dampak Gadget terhadap Perilaku Anak” dan Musyawarah Daerah IPI Kabupaten Sleman. Acara berlangsung di Ruang Audiovisual Lantai 2 Gedung Mohammad Hatta Perpustakaan dan Museum UII.
 
Acara seminar ini dibuka oleh Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing.,Ir. Ilya Fajar Maharika, MA.,IAI yang dalam sambutannya mengatakan bahwa teknologi memang terus berkembang, sehingga dengan perkembangan tersebut diharapkan dapat mempermudah dan memperlancar kerja manusia. Beliau juga sangat mengapresiasi kegiatan seminar tersebut, demi perkembangan dan kemajuan perpustakaan pada umumnya dan Direktorat Perpustakaan UII pada khususnya.
 
Dalam seminar ini hadir sebagai nara sumber seorang Psikolog dan Dosen Psikologi FPSB UII, Uly Gusniarti, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog dan M. Solihin Arianto, S.Ag.,SIP.,M.LIS Kepala Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dan Dosen Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga. Peserta seminar sebagian besar  diikuti oleh para guru dan pengelola perpustakaan.
 
Banyak hal yang disampaikan oleh nara sumber diantaranya adalah keunggulan dan kekurangan gadget, perkembangan gadget dari masa ke masa, perkembangan anak, dampak positif dan negatif dari gadget bagi anak dan cara mengelola penggunaan alat elektronik dan pencegahan ketergantungan pada games. Acara seminar diakhiri dengan tanya jawab dan pembagian doorprice.
 
Selesainya seminar dilanjutkan dengan Musyawarah Daerah IPI Kabupaten Sleman. Dalam MUSDA tersebut, disampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus IPI 2008-2013 oleh Ketua IPI, Admiko Suharto, SIP dan dilanjutkan dengan pemilihan Pengurus IPI yang baru. Secara aklamasi berhasil dipilih Ketua dan Wakil Ketua yaitu Sungadi, S.Sos.,MIP (UII) dan Drs. Muh.Qomaruddin, S.Pd.I (MTs.N Sleman). (Suharti AD/ Pustakawan UII)

Direktorat Perpustakaan UII dirangkul oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII untuk “Mengelola Perpustakaan Desa”

Salah satu ukuran kemajuan suatu bangsa adalah bagaimana tingkat kecerdasan masyarakat sampai di pelosok desa. Untuk itu perpustakaan berperan penting dalam memenuhi indikator kemajuan tersebut. Maka kita semua sepakat bahwa perpustakaan harus dibangun ke seluruh pelosok desa di Indonesia (Sri Sularsih; Perpusnas RI, 2012).
 
Menurut Plt. Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Dedi Junaedi, jumlah  desa yang ada saat ini di Indonesia adalah sekitar 76.000 desa. Dari jumlah tersebut baru 21.281 desa yang sudah memiliki perpustakaan, itupun baru 40% yang bisa dikatakan berkualitas baik. Untuk itu Perpustakaan Nasional menargetkan antara tahun 2010-2014 paling tidak 50% dari keseluruhan desa yang ada di Indonesia sudah memiliki perpustakaan (http://kelembagaan.pnri.go.id/, 2012).
 
Tujuan Universitas Islam Indonesia (UII) salah satunya adalah turut serta membangun masyarakat dan negara Republik Indonesia yang adil dan makmur serta mendapat ridlo Allah SWT. Untuk mewujudkan tujuan luhur tersebut Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII pada semester genap TA 2014/2015 mencanangkan program baru dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UII yaitu pengelolaan Perpustakaan Desa.
 
“Keistimewaan Yogyakarta harus dilengkapi dengan program-program yang istimewa pada masyarakat desa tempat tujuan mahasiswa KKN UII, antara lain program perintisan, pendirian dan pengelolaan perpustakaan desa. Hal tersebut untuk mendukung program pemerintah dalam rangka mencerdaskan masyarakat secara merata”, demikian disampaikan oleh  Kepala Pusat KKN UII Dr. Unggul Priyadi, M.Si. dalam sambutan pembukaan pembekalan KKN di kampus Fakultas Ekonomi UII.
 
Paparan Mengelola Perpustakaan Desa disampaikan oleh Direktur Direktorat Perpustakaan UII Joko Sugeng Prianto, SIP., M.Hum., pada Sabtu 04 April 2015 di Ruang I/4, Gd. Prof. Dr. Ace Partadireja, Fakultas Ekonomi UII, diikuti oleh sekitar 50 mahasiswa mewakili kelompoknya yang dibagi dalam beberapa kelas, pada acara pembekalan mahasiswa KKN UII, Semester Genap TA 2014/2015 tersebut.
Dalam presentasinya Joko menyampaikan tentang seluk-beluk pengelolaan perpustakaan desa dari landasan hukum pemerintah, hakekat perpustakaan desa, pengertian, fungsi, tujuan, SDM, anggaran dan sarana prasarana, pengolahan bahan pustaka, pengelolaan koleksi, sampai koleksi siap disajikan, hingga pemasaran informasi kepada pemustaka di desa.
 
Ditekankan oleh Joko bahwa mahasiswa KKN merupakan wajah dan wakil terbaik dari UII jadi harus profesional, cerdas, dan selalu siap membantu masyarakat, termasuk dalam pengelolaan perpustakaan desa yang dibutuhkan. Konsekuensi dari semua itu Direktorat Perpustakaan UII siap menjadi konsultan, mitra dan support mahasiswa KKN UII dalam mewujudkan program perpustakaan desa untuk masyarakat Indonesia. (Joko SP/ Pustakawan UII).

EKSISTENSI DIREKTORAT PERPUSTAKAAN UII DIAKUI OLEH INTERNAL DAN EKSTERNAL UII

Alhamdulillah kredibilitas Direktorat Perpustakaan UII (DP UII) diakui oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dengan memberi Sertifikat Akreditasi Kategori A Nomor: 29/I/CC/XII/2014.   Akreditasi tersebut telah dilaksanakan pada tanggal:  21 Mei sampai dengan 20 Desember 2014. Hal terebut juga mempengaruhi tingkat kunjungan yang semakin menggembirakan dari mahasiswa S3, S2, dan S1 dalam dan luar UII. Informasi yang dicari antara lain lokal konten seperti Disertasi, Tesis, Skripsi, serta jurnal nasional maupun internasional, baik online maupun offline untuk membuat karya tulis maupun tugas-tugas kuliah mereka.
 
Meningkatnya jumlah pengunjung di perpustakaan tidak lepas dari koleksi serta informasi lengkap yang disediakan perpustakaan. Fasilitas gedung yang memadai membuat pemustaka senang, nyaman dan tenang. Ruangan perpustakaan yang bersih, sejuk, dan nyaman diharapkan kian menambah tingkat kunjungan ke DP UII.
 
DP UII memiliki koleksi sekitar 146.262 Judul dan 290.564 eksemplar buku (data statistik November 2014). Adapun buku-buku Islam yang ada di DP UII  terdiri dari koleksi bahasa Arab bantuan dari Kedutaan Saudi Arabia dan wakaf dari Perpustakaan Islam Yogyakarta, buku-buku Islam tersebut merupakan koleksi unggulan yang diperhitungkan untuk keperluan penelitian. Disamping itu ada berbagai koleksi unggulan yang lain untuk mendukung pembelajaran pada prodi-prodi yang ada di UII, baik koleksi cetak maupun digital.
 
Tersedianya koleksi Jurnal Nasional, Jurnal Internasional, berbagai macam surat kabar, majalah, bulletin, tabloid dan sebagainya menambah kekayaan informasi DP UII. Pengunjung sungguh dimanjakan dengan bermacam koleksi DP UII, termasuk koleksi langka tersebut di atas. Selain itu disediakan koleksi referensi seperti: ensiklopedia, undang-undang, almanak, buku tahunan, berbagai macam kamus, manuskrip untuk kepuasan pemustaka.
 
Dengan kekayaan koleksi DP UII, ke depan diharapkan tingkat kunjungan dan pemanfaatan koleksi meningkat, dan dapat mengantarkan sivitas akademika UII khususnya, dan masyarakat pada umumnya untuk menggapai cita-cita luhurnya. Sehingga terciptalah masyarakat madani yang menjadi dambaan umat untuk kemajuan bangsa Indonesia, semoga. (Suparman/ Pustakawan UII)