Library Lite Mei 2026
Sleman, 2 Juni 2026
Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menyelenggarakan Library Lite (Liblite) dengan pembicara tamu. Kali ini, Direktorat Perpustakaan mengundang Suwondo, S.Hum., M.Kom Kepala UPT Perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang sebagai narasumber dan Marni Utami, S.I.Pust, staf Divisi Pelayanan Pemustaka Direktorat Perpustakaan UII sebagai pengisi kultum.
Sesi pertama, Suwondo menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Layanan Perpustakaan Perguruan Tinggi di Era Kecerdasan Buatan”. Tema ini diangkat sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan referensi pendukung praktik baik pustakawan dalam memberikan layanan prima di tengah perkembangan teknologi akal imitasi, Artificial Intelligence (AI). Pada pertemuan daring ini, Suwondo memaparkan tahapan implementasi AI pada sistem otomasi perpustakaan. Suwondo menekankan bahwa proses tersebut harus diawali dengan penataan dan validasi data koleksi yang baik juga disertai perencanaan matang sebelum diintegrasikan dengan teknologi tersebut.
Selain kesiapan infrastruktur data, kompetensi sumber daya pustakawan juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Menurutnya, pustakawan sebagai garda terdepan literasi digital perlu membangun pola pikir yang adaptif dan terbuka terhadap pembelajaran mengenai perkembangan teknologi AI hari ini agar mampu mempercepat transformasi layanan perpustakaan. Di masa mendatang, perpustakaan juga diharapkan dapat membangun advokasi kebijakan yang mengedepankan aspek etika dalam pemanfaatan AI, sehingga penerapannya mampu meningkatkan efektivitas pelayanan dan produktifitas sivitas akademika.
Usai penyampaian materi, Mufida Nur Arifah selaku master of ceremony memimpin sesi diskusi. Pada sesi pertukaran pemikiran ini, suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta yang terdiri dari pustakawan dan tenaga kependidikan di lingkungan perpustakaan UII begitu antusias menyampaikan pertanyaan, tanggapan, maupun peluang mengenai tahapan persiapan maupun penerapan AI di lingkungan perpustakaan.
Memasuki sesi kedua, Marni Utami, S.I.Pust menyampaikan kultum bertajuk “Makna dan Hikmah Ibadah Kurban 1447 H: Menembus Batas Ketakwaan”. Dalam pemaparannya, Marni menjelaskan bahwa sejarah kurban lahir sejak awal mula kehidupan manusia di muka bumi, yakni melalui kisah Qabil dan Habil. Syariat kurban kemudian diteguhkan melalui keteladanan Nabi Ibrahim A.S., bapak para nabi yang mendapatkan perintah Allah untuk menyembelih puteranya, Nabi Ismail A.S., sebelum akhirnya Allah menggantinya dengan seekor domba. Peristiwa tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi umat muslim dalam menerapkan syariat kurban yang telah Allah SWT. maktubkan dalam QS. Al-Kautsar: 2. Selain sebagai bentuk ibadah, kurban juga memiliki dimensi sosial yang kuat karena menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan menumbuhkan kepedulian kepada sesama.
Kontributor: Mufida Nur Arifah
Editor: Akmal Faradise


Perpustakaan Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan akreditasi A dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia sejak tahun 2014.
